Sidang Perkara Ferdy Sambo dkk Terbuka Untuk Umum dan Bisa Diakses Publik

Iklan Semua Halaman

Sidang Perkara Ferdy Sambo dkk Terbuka Untuk Umum dan Bisa Diakses Publik

Staff Redaksi
Selasa, 25 Oktober 2022

 


JURNALIS NUSANTARA-1.COM | JAKARTA--Sehubungan dengan adanya informasi tidak benar yang beredar di masyarakat bahwa persidangan perkara Ferdy Sambo dkk dilakukan tertutup.


Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto saat dihubungi awak media, Selasa, (25/10/2022) menyampaikan hal-hal sebagai berikut :


1. Bahwa persidangan dilakukan secara terbuka untuk umum, bisa dibuktikan dengan kehadiran pengunjung sidang secara langsung baik dari masyarakat biasa, lembaga-lembaga negara pemantau atau pengawasan ( KY, Komisi Kejaksaan, LPSK ) dan sebagainya, maupun dari para awak media cetak, media online serta wartawan foto yang dapat melihat serta mengikuti dinamika persidangan.


2.Bahwa arus informasi dinamika persidangan bisa disampaikan oleh para awak media pers setelah mengikuti jalannya persidangan melalui layar monitor beserta audio yang ada di depan ruang sidang utama, sehingga apa pun informasi terkait jalannya persidangan bisa disampaikan kepada publik.


3.Bahwa mengenai diperbolehkan atau tidak diperbolehkan live streaming saat agenda pembuktian ( keterangan saksi-saksi ) adalah menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan ketentuan UU demi kepentingan integritas pembuktian ( pasal 159 ayat 1 KUHAP maupun pasal 14  Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005 ttg Ratifikasi Konvensi ICCPR ) .


4. Bahwa dalam praktek peradilan terhadap persidangan yang menarik perhatian publik, telah biasa terjadi ada live streaming maupun tidak live streaming untuk agenda keterangan saksi-saksi ( pembuktian ), karena memang menjadi kewenangan majelis hakim.


5.Bahwa telah ada kesepakatan dengan TV Poll yang difasilitasi Dewan Pers mengenai live streaming ada pembatasan yaitu pada saat pembuktian/keterangan saksi-saksi.


"Sedangkan pembacaan surat dakwaan, eksepsi, tanggapan terhadap eksepsi, putusan sela, keterangan terdakwa, pembacaan tuntutan pidana, pledoi serta pembacaan putusan bisa dilakukan live streaming." pungkas Djuyamto. (LAG/RED).

Sumber: Humas PN Jakarta Selatan

close
Info Pasang Iklan