Polres Kotim Buru Pelaku Pemerkosa Anak di Bawah Umur

Iklan Semua Halaman

Polres Kotim Buru Pelaku Pemerkosa Anak di Bawah Umur

Staff Redaksi
Rabu, 28 September 2022




JURNALIS NUSANTARA-1.COM | KOTIM--Peristiwa pemerkosaan terjadi pada hari Kamis ,22 September 2022 , didalam gubuk sebelah kebun warga yang jauh dari pemukiman.





Korban berinisial DS (15) tahun dan juga didampingi oleh kedua orang tuanya memaparkan bahwa pada waktu kejadian korban pulang dari sekolah dan diajak teman sekelasnya seorang perempuan yang berinisial AS menuju ke TKP. 


Waktu itu korban (DS) hanya menggunakan sepeda pancal dan temannya menggunakan sepeda motor dengan jalan ber iringan menuju TKP. Setelah sampai di tempat ternyata sudah ada pelaku yang menunggu   lebih dahulu.



Setelah sampai di TKP (AS) meniggalkan korban dengan alasan sebentar mau cari sesuatu. Dan hanya tinggal korban bersama pelaku dengan cepat pelaku mengambil sepeda korban dan menyembunyikan disemak semak.


Kemudian pelaku menarik tangan korban dibawah masuk ke lorong menuju gubuk yang ada di tengah kebun warga. Setelah sampai di dalam gubuk " saya langsung dibaringkan dan melepas pakaian saya orang itu, lalu saya digituin, " ungkap korban saat dikonfirmasi awak media Rabu, (28/9/2022). 


" Dan saya berusaha melawan, tapi saya tidak berdaya. Karena orang itu mengancam saya, jangan berteriak, "  tegas korban.


Sesudah di gituin, orang itu langsung pergi entah kemana. Dan saya bingung di tinggal sendirian, jujur saya tidak kenal orang itu, " kata korban.


Sementara itu kedua orang tua korban mengatakan, sempat bingung dan mencari korban kemana mana tidak ketemu juga.


" Sepulang kerja saya tidak melihat anak saya di rumah. Sedangkan teman teman sekolahnya sudah pada pulang semua. Lalu saya, berusaha mencari dan tanya sana sini namun tidak ada yang tau, " katanya.


Sesudah sore baru anak saya pulang ke rumah, diantar oleh warga (pasutri). Setelah itu kami tanya sama anak saya, lalu dia jelaskan hal yg dialaminya, " kata orang tua korban.


" Saya keberatan anak saya diperlakukan seperti itu ,kemudian saya melapor ke kantor polisi , " jelasnya.


" Kami berharap pelaku segera di tangkap , dan tangkap juga kawan korban yg berinisial (AS) yg menjerumuskan anak saya. Mungkin saja anak saya dijualnya, " tegas orang tua korban.


Anggota Polsek Sungai  Sampit ketika di konfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dan dijelaskan kasus ini langsung ditangani Polres Kotim.


Kapolres Kotim, AKBP Sarpani melalui Kasat Reskrim AKP Lajun Siado Rio Sianturi membenarkan, dan pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan berusaha memburu pelaku, " pungkasnya.(LAG/Red) 

close
Info Pasang Iklan