LSM PUCUK Tuding Bupati Musi Rawas Tak Berani Eksekusi Lahan Peti Kiemas Milik Pemkab yang Dikuasai PT AKL

Iklan Semua Halaman

LSM PUCUK Tuding Bupati Musi Rawas Tak Berani Eksekusi Lahan Peti Kiemas Milik Pemkab yang Dikuasai PT AKL

Staff Redaksi
Rabu, 28 September 2022

 

JURNALIS NUSANTARA-1.COM|MUSI RAWAS, SUMSEL-- Lahan kosony seluas kurang lebih 20 hektare yang berlokasi di Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas yang merupakan salah satu aset Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Musi Rawas yang direncanakan untuk pembangunan infrastruktur kawasan terminal Peti Kiemas.


Rencana pembangunan terminal Peti Kiemas tersebut sudah ada sejak tahun 2007 lalu namun sampai saat ini belum juga dilaksanakan. Menyoroti prihal ini yang seakan berlarut-larut tak kunjung di eksekusi, membuat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PUCUK angkat bicara, Koordinator Efendi AMB mengatakan bahwa upaya pembangunan tersebut terus ditunda tanpa adanya kejelasan yang pasti hingga saat ini, tentu perihal tersebut menjadi tanda tanya besar bagi kami masyarakat Kabupaten Musi Rawas. 


"Kisruh dugaan penyerobotan  lahan peti kemas oleh PT Agro Kati Lama (AKL) ini sudah berlarut-larut, sebelumnya sekitar 2 tahun yang lalu kita sudah melakukan demo ke Pemkab dan DPRD kabupaten Musi Rawas dengan tuntutan agar Pemerintah segera mengeksekusi lahan tersebut, tentu kami bertanya ada apa sebenarnya sampai hari ini tidak ada action nyata dari Pemkab," ujar Efendi. 


Dengan belum dilakukannya eksekusi terhadap lahan tersebut menjadi pertanyaan besar bagi LSM PUCUK dan masyarakat, apakah ada dugaan oknum Pemerintah Daerah yang bermain gelap dengan mengambil keuntungan atas penguasaan lahan yang telah di tanami pohon sawit seluas 7 hektare ini, atau mungkin juga Pemkab dan DPRD Musi Rawas tidak memiliki nyali untuk menyelesaikan perkara tersebut secara terbuka.


"Maka dalam kesempatan ini saya dalam kapasitas dari lembaga yayasan PUCUK mendesak Bupati Musi Rawas segera eksekusi lahan yang di Kuasai oleh PT Agro Kati Lama (AKL) tersebut. Karena berdasarkan data yang ada lahan tersebut telah berstatus Sertifikat milik Pemkab Musi Rawas," tutup Efendi AMB. (*)

close
Info Pasang Iklan