Direktur Utama RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau Akan Berhentikan Tidak Dengan Hormat Perawat Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

Iklan Semua Halaman

Direktur Utama RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau Akan Berhentikan Tidak Dengan Hormat Perawat Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

Staff Redaksi
Jumat, 16 September 2022

 

JURNALIS NUSANTARA-1.COM|LUBUKLINGGAU, SUMSEL-- Dugaan tindak asusila yang dilakukan oknum Perawat Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah Kota Lubuklinggau berdampak luas terhadap masyarakat banyak, tidak hanya menimbulkan trauma bagi korban yang masih dibawah umur namun juga memberikan pengaruh perasaan takut kepada para orang tua yang memiliki anak.


Dugaan tindak asusila terhadap anak dibawah umur tersebut terjadi pada kemarin malam (Kamis, 15/09/2022) yang dilakukan oleh HR perawat RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau ini bermula saat korban sedang menjaga seorang pasien yang merupakan kakak korban yang sedang di rawat di RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau. Kemudian pelaku mendekati korban dan mengajak korban mengobrol mencoba merayu korban dengan mengatakan bahwa badan korban bagus untuk masuk Polisi.


Dengan dalih tersebut pelaku terus membujuk rayu korban jika ingin menjadi polisi dan mau melakukan tes kesehatan korban bisa menemui pelaku di salah satu ruang yang berada di lantai 2. Korban pun tertarik dengan usul pelaku tersebut lalu naik ke lantai 2 yang telah ditunjuk oleh pelaku, selanjutnya pelaku mengobrol dengan korban dan menanyakan kepada korban apakah korban itu kondoran atau turun berok (hernia) dengan langsung membuka celana yang dikenakan korban, lalu alat kelamin korban dipegang oleh pelaku untuk memastikan apakah kelamin korban berfungsi dengan baik.


Untuk memastikan alat kelamin korban berfungsi dengan baik pelaku lalu melakukan oral seks terhadap alat kelamin korban, untuk menyakinkan korban pelaku mengatakan kalau kelamin korban tersebut keras dan bisa berfungsi untuk dimasukkan ke dalam dubur pelaku.


Mendapati perlakuan pelaku tersebut korban menjadi ketakutan kemudian berteriak dan berlari ke ruang dimana kakaknya dirawat. Pihak keluarga yang mendapati laporan kejadian dari korban tersebut tidak terima dan langsung bergegas sempat mencari pelaku di area RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau dan pelaku berhasil diamankan oleh para perawat lainnya, kemudian pihak keluarga melaporkan perbuatan pelaku tersebut ke pihak kepolisian dan pelaku ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau.


Direktur Utama RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau dr Dwiyana saat dikonfirmasi kebenaran informasi tersebut melalui pesan Whatsapp, telah membenarkan bahwa benar telah terjadi tindak asusila yang dilakukan salah satu perawat RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau pada kamis malam dan sudah diamankan pihak berwenang. 


"Iyo betul, untuk saat ini perawat tersebut sudah kita bebas tugaskan dan melanjutkan proses hukumnya," tutur dr Dwiyana.


Saat ditanyakan status perawat tersebut ASN atau pegawai kontrak dan apakah ada kemungkinan akan dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat kepada perawat tersebut, Direktur Utama RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau dr Dwiyana menegaskan bahwa pelaku adalah Non ASN dan kemungkinan akan dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat. (*)

close
Info Pasang Iklan