Kapolri Beberkan Alasan Tolak Pengunduran Diri Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo

Iklan Semua Halaman

Kapolri Beberkan Alasan Tolak Pengunduran Diri Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo

Staff Redaksi
Minggu, 28 Agustus 2022




JURNALIS NUSANTARA-1.COM | JAKARTA--Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan alasan menolak tolak pengunduran diri mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Yosua. Listyo menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut ada aturannya tersendiri.

Berdasarkan aturan, kata Listyo, surat pengunduran diri itu harus dibahas dan diputuskan oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP).


"Ya tentunya kan ada aturannya dan kemudian kan memang kita melihat bahwa ini semua harus diselesaikan diproses di KKEP dan kemarin sudah kita dengar dari putusan kan demikian," kata Jenderl Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, usai mendampingi Presiden Joko Widodo buka Kirab Merah Putih di Istana Merdeka, Minggu (28/8/2022) . 


"Ferdy Sambo memang mempunyai hak untuk mengajukan banding. Pihaknya belum menentukan untuk menerima atau menolak permohonan tersebut." Ujar Listyo Sigit. 


"Tentunya itu bagian dari proses dan nanti akan ada putusan lagi terkait permohonan yang bersangkutan. Lihat saja nanti," Tegasnya. 


Ferdy Sambo mendapat sanksi pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terkait kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.


KKEP menjatuhkan sanksi terhadap Sambo karena dinilai terbukti melakukan sejumlah pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Brigadir J. 


Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambodianggap merekayasa hingga menghalangi penyidikan kasus tersebut.


"Pemberhentian tidak dengan hormat [Ferdy Sambo] sebagai anggota Polri," terang Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Komjen Ahmad Dofiri selaku pimpinan sidang, pada Jumat kemarin (26/8/2022).


Hasil sidang pelanggaran etik memutuskan sanksi bersifat etika, yakni perilaku Ferdy Sambo dinyatakan sebagai perbuatan tercela. 


Ferdy Sambo juga mendapat sanksi administrasi berupa penempatan khusus di Mako Brimob yang telah dijalani beberapa waktu lalu.


Ferdy Sambo diketahui telah mengajukan surat pengunduran diri sebelum sidang tersebut digelar.


Namun, Mabes Polri menegaskan tidak akan memproses surat pengunduran diri yang diajukan mantan Kadiv Propam Polri tersebut.


Pernyataan itu diungkapkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo usai sidang pelanggaran etik digelar. Dedi juga memastikan surat itu tidak mempengaruhi hasil putusan sidang maupun banding yang diajukan Sambo.


"Tidak [akan diproses]," ujarnya kepada wartawan, pada Jumat (26/8/2022).


Ferdy Sambo juga membacakan surat permohonan maaf kepada senior dan rekan perwira tinggi, perwira menengah,perwira pertama dan polwan bintara polri dan diketahui mengajukan banding.(LAG/RED)

close
Info Pasang Iklan