Bak Bukit, Tumpukan Sampah di Kabupaten Musi Rawas Resahkan Warga Karena Bau Tak Sedap Menyengat

Iklan Semua Halaman

Bak Bukit, Tumpukan Sampah di Kabupaten Musi Rawas Resahkan Warga Karena Bau Tak Sedap Menyengat

Staff Redaksi
Minggu, 21 Agustus 2022

 

JURNALIS NUSANTARA-1.COM|MUSI RAWAS, SUMSEL-- Tumpukan sampah bak bukit serta bau kurang sedap menyengat menjadi pandangan sehari-hari bagi masyarakat di Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas. Sabtu, (21/08/2022). 


Tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Tugumulyo Musi Rawas ini jelas mengurangi nilai estetika Kabupaten Musi Rawas, dan terkesan dibiarkan oleh instansi terkait. 


Hampir setiap hari di beberapa sisi jalan tersebut selalu terdapat tumpukan sampah  yang aroma tak sedapnya sangat menggangu pengguna jalan. 


Sampah-sampah tersebut ada yang dimasukkan dalam karung berukuran besar berwarna putih maupun plastik sampah berwarna hitam, namun tidak sedikit juga yang berceceran tak beraturan.


Sampah tersebut juga diletakkan secara sembarangan dan berserakan di sisi jalan, bahkan tempat sampah berukuran besar yang tersedia di sekitar lokasi sudah tak mampu lagi menampung banyaknya sampah. Alhasil, sampah yang berada di dalamnya pun turut menyeruak keluar.


Sampah ini terdiri dari berbagai macam jenis mulai dari plastik, kardus, kertas, papan, sisa makanan, hingga peralatan rumah tangga seperti ember berukuran besar. Ketika melewati jalan ini, bau busuk menyengat yang berasal dari sampah sangat tajam menusuk hidung.


Salah satu warga setempat, Yulianto mengatakan sampah tersebut sudah ada beberapa hari. Biasanya petugas pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup yang mengangkut sampah tersebut seminggu sekali untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


"Harusnya setiap pagi diangkut jadi enggak menumpuk sebanyak ini bahkan seperti bukit, biasanya terlihat hanya setiap Jum'at di angkut. Ini kan dari mana-mana buang di sini makanya penuh, harusnya setiap hari," ucap Yulianto.


Yulianto mengaku risih dengan bau dan tumpukan sampah tersebut, apalagi usaha dagangannya berdekatan dengan lokasi tumpukan sampah. Namun warga juga tak bisa berbuat banyak lantaran tidak bisa mengangkut sendiri sampah tersebut.


"Ya sebanyak ini ngangkutnya di mana. Buangnya pun kami enggak tau jadi taruh di situ saja, sebenarnya untuk tempat usaha kami juga pengaruh mas, karena  pemandangan tumpukan dan bau sampah tersebut pembeli jadi agak ragu untuk mampir," kata Yulianto.


Ketika di konfirmasi terkait hal ini melalui telpon seluler, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas, yaitu Teddy Lazzuardy selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas, memblokir nomor awak media, hingga sampai saat berita diterbitkan belum ada penjelasan mengenai hal terkait. (*)

close
Info Pasang Iklan