Asosiasi LPKSM Indonesia Tantang Debat Terbuka Ketua PN Tangerang

Iklan Semua Halaman

Asosiasi LPKSM Indonesia Tantang Debat Terbuka Ketua PN Tangerang

Staff Redaksi
Selasa, 16 Agustus 2022




JURNALIS NUSANTARA-1.COM | TANGERANG--Asosiasi LPKSM INDONESIA menantang debat terbuka kepada Ketua Pengadilan Tangerang dan kepada ketua majelis hakim pada ruang 6 Lt II. Arie Satio Ranjoko.S.H.M.H. terkait penolakan hak gugat Lembaga dari suatu badan hukum yayasan.


Ujang  Kosasih.S.H. yang juga sebagai Ketua Umum  ILI (Ikatan LPKSM Indonesia) menyayangkan ketua Majlis hakim yang dengan arogannya mengusir anggota YAPERMA dari ruang sidang dan langsung menggugurkan no perkara 675/pdt,g/2022 tanpa memberikan alasan yang dapat dipahami oleh penggugat. 


Padahal YAPERMA dari tahun 2017 sampai saat ini puluhan perkara telah disidangkan di beberapa ruang sidang di Pengadilan Negeri Tangerang dari ruang 1 s/d ruang 8 ada gugatan YAPERMA namun aneh bin ajaib ketua majlis hakim pada ruang 6 megusir anggota YAPERMA, jelas ketua umum Asosiasi LPKSM Indonesia Ujang Kosasih, Senin,(15/8 2022 ) yang disampaikan kepada awak media.


Ujang  Kosasih  menambahkan bahwa gugatan YAPERMA bukan hanya di Pengadilan Tangerang saja tapi diseluruh Pengadilan Negeri di Indonesia YAPERMA pernah mendaptarkan dan tidak pernah ada penolakan dari pengadilan karena para hakim nya memahami undang-undang RI No: 48 Tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman pasal 10 ayat 1,

berbunyi “Pengadilan dilarang menolak untuk memeriksa, mengadili dan memutus suatu perkara yang diajukan dengan dalih bahwa hukum tidak ada atau kurang jelas, melainkan wajib untuk memeriksa dan mengadili nya”


Dari pasal 10 tersebut jelas ketua majlis hakim telah melanggar undang-undang nya sendiri dan patut diduga ada keberpihakan kepada pelaku usaha, Ungkap Ujang Kosasih.


Di tempat terpisah ketua umum YAPERMA Moch Ansory. S.H yang dikenal oleh kalangan penggiat legal standing sebagai pendiri dan pembina LPKSM di Indonesia sangat terkejut dengan adanya sikap hakim yang tidak memahami undang-undangnya sendiri dan melanggarnya tentunya hakim seperti itu tidak layak untuk ditugaskan memeriksa perkara karena akan mencoreng intitusi pengadilan. pungkasnya,


Masih dalam keterangan Moch Ansory tidak akan berhenti memperjuangkan hak-hak konsumen yang mencari keadilan, selain mengajak debat terbuka didepan publik terkait hak gugat lembaga yang berbadan hukum, dalam waktu dekat akan menggugat ketua majelis hakim yang menolak memeriksa perkara yang di ajukan YAPERMA menurutnya hakim tersebut melanggar undang- undang dan telah nyata merugikan masyarakat konsumen dan sementara pasal 1365 KUHperdata telah mengatur tentang kerugian, maka dalam waktu dekat akan mendaptarkan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) YAPERMA melawan ketua PN Tangerang Cq majlis hakim pada ruang 2 Lt 2 pada pengadilan Negeri Tangerang kelas 1 A. jelasnya. (UK/RED)

close
Info Pasang Iklan