Kongres PNA-IKPM Sumsel-Yogyakarta Pilih Ketua Umum Baru Periode 2022-2025

Iklan Semua Halaman

Kongres PNA-IKPM Sumsel-Yogyakarta Pilih Ketua Umum Baru Periode 2022-2025

Staff Redaksi
Rabu, 27 Juli 2022

 

JURNALIS NUSANTARA-1.COM|KABUPATEN LAHAT, SUMSEL-- Alumni Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumatera Selatan-Yogyakarta menggelar Kongres Perdana di Asrama Seganti Setungguhan Kabupaten Lahat, Ahad-Senin (24-25/07/2022). Kongres ini mengambil tema “Bersatu dan Tumbuh Bersama” dihadiri puluhan alumni, anggota dan pengurus Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumsel-Yogyakarta dan berjalan dengan lancar.


Kongres diawali Stadium General mendatangkan narasumber Aulia Reza Bastian Tenaga Ahli DPR RI bicara Peran Alumni Terhadap Kemajuan Daerah. Lewat jaringan zoom ada dua narasumber Yayan Hariansyah, mantan Ketua IKPM Sumsel-Yogyakarta menyampaikan pola komunikasi dan kebersamaan membesarkan organisasi alumi ke depan, selanjutnya Erwin Hadanata, mantan ketua IKPM-Sumsel Komisariat OKU Induk menyampaikan problematika yang ada di Sumsel.


Ketua IKPM Sumsel-Yogyakarta Meheli Andi menjelaskan setelah Stadium General dilanjutkan agenda Kongres dengan rangkaian pembacaan tata tertib, Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Garis Besar Haluan Kerja (GNHK) serta kriteria dan mekanisme pemilihan Ketua Umum Alumni IKPM Sumsel-Yogyakarta.


“Kongres direncakan berjalan sehari, namun berlangsung dua hari karena antusianya peserta dalam berdinamika untuk kemajuan organisi alumni ke depannya. Saya menghargai berjalannya proses Kongres, itulah namanya dinamika. Ada beberapa perubahan hasil dinamika kongres, misal awal ide dibentunya perkumpulan alumni dengan nama Ikatan Keluarga Alumni (IKA), hasil keputusan Kongres menjadi Persatuan Nasional Alumni (PNA) IKPM Sumsel-Yogyakarta,” tega Andi.


Selanjut Fakharial Arjansi, Ketua Badan Pelaksana Pembentukan Alumni IKPM Sumsel-Yogyakarta menegaskan perubahan nama merupakan keputusan bersama melalui musyawarah mufakat peserta sidang. Pembahasan nama lumayan menyita waktu persidangan karena ini nama akan dipakai selama organiasi masih berjalan, jadi dalam pembahsannya tidak terburu-buru.


“Saya minta secara langsung kepada pimpinan sidang tetap agar pembahasan nama organisasi tidak perlu dibatasi waktu dan opsi nama yang akan ditawarkan peserta sidang. Hal ini penting kami tegaskan karena nama ini dipakai selamanya jadi harus dengan penuh pertimbangan yang mateng. Berangkat dari berdebatan panjang yang berujung musyawarah mufakat akhirnya disetujui Persatuan Nasional Alumni (PNA)-IKPM Sumsel-Yogyakarta” tegas Fakhrial


Lanjut Fakhrial, semua proses persidangan telah dilalui dengan dinamika semangat kebersamaan menghasilkan kesepakatan penting organisasi di antaranya AD ART, GBHK dan Ketua Umum. Akhir dari proses Kongres adalah menentukan Nahkoda organisasi, karena hal ini menentukan berjalan tidaknya organisasi ke depan. Oleh karena itu penentuan Ketua Umum mengutamakan musyawarah mufakat agar kebersamaan dalam organisasi terbentuk dan bisa diterima semua peserta kongres.


“Alhamudulillah dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan melalui musyawarah mufakat terpilihlah Bung Abulaka Archaida sebagai Ketua Umum dan Reza Ulhaq Sekretis Umum PNA-IKPM Sumsel-Yogyakarta periode 2022-2025. Organisasi telah terbentuk dan Pimpinan sudah terpilih, tugas selanjutnya adalah bersama membesarkan organisasi agar apa yang telah dirumuskan terkait cita-cita organisasi bisa direalisasikan,” pungkas Fakhrial.


Abulaka Archaida, Ketua Umum PNA-IKPM Sumsel-Yogyakarta terpilih menyampaikan dalam sambutannya organisasi alumi yang telah disepakati ini merupakan rumah bersama tempat berteduhnya semua potensi yang dimiliki para alumni IKPM Sumsel-Yogyakarta yang tersebar di semua daerah, khususnya yang ada di Yogyakarta. Selanjutnya akan menjadi kekuatan besar baru yang bisa memberikan manfaat bagi mahasiswa, alumni dan masyarakat Sumsel yang ada di Yogyakarta dan semua daerah.


“Saya berharap PNA-IKPM Sumsel-Yogyakarta menjadi wadah bersama semua alumni yang memiliki potensi beragam selanjutnya bisa terbentuk jaringan besar yang bisa bermanfatat bagi semua komponen yang terlibat. Untuk membesarkan organisasi ini saya akan menggunakan semangat yang ada di dalam tema “Bersatu dan Tumbuh Bersama” yang di dalam Kongres juga disepakati sebagai semboyan organisasi PNA-IKPM Sumsel-Yogyakarta,” tegas Abulaka dalam sambutannya.


Kesempatan lain, Reza Ulhaq memberikan penjelasan komitmennya dalam membesarkan PNA-IKPM Sumsel-Yogyakarta ke depan. Penegasaanya itu disampaikan dalam proses musyawarah mufakat pentuan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Umum, ia menyatakan kesediaan dan kesiapannya berkontribusi membesarkan organisasi PNA-IKPM Sumel-Yogyakarta.


“Insya Allah saya siap berproses bersama membesarkan organisasi alumni IKPM Sumsel-Yogyakarta ke depan. Mari kita rapatkan barisan dengan modal persatuan membesarkan PNA-IKPM Sumel-Yogyakarta, tanpa kebersamaan akan sulit menjalankan roda organisasi,” pugkas Ulhaq (*)

close
Info Pasang Iklan