Bupati Sukoharjo Geram! Ulah Pemilik Lahan Merusak Benteng Ndalem Singopuran

Iklan Semua Halaman

Bupati Sukoharjo Geram! Ulah Pemilik Lahan Merusak Benteng Ndalem Singopuran

Staff Redaksi
Sabtu, 09 Juli 2022

 



JURNALIS NUSANTARA-1.COM | SUKOHARJO-- Perusakan terhadap objek diduga cagar budaya (ODCB) kembali terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah.Perusakan kembali terjadi di Benteng Dalem Singopuran, Desa Singopuran RT 02/RW 02, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (8/7/2022) pagi.


Mendengar hal tersebut, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mendengar hal tersebut geram dengan ulah si pemilik lahan.



Dia sangat menyayangkan kejadian perusakan tembok cagar budaya Kartasura yang kembali terjadi.


"Kalau melihat temboknya ya, bodo-bodone (sebodoh bodohnya) orang mesti mengetahui ini bekas keraton. Misal, mau bongkar tanya-tanya dulu kiri kanan atau Pak RT sama Pak Lurah," Katanya saat mendatangi bangunan diduga BCB, Jumat (8/7/2022) siang.



Pemilik juga tidak meminta izin terlebih dahulu kepada siapa pun sebelum menjebol bangunan diduga BCB dirusak ini.Ini gak izin sama pihak terkait, sama pak lurah juga tidak," imbuh Bupati Etik.


Etik mengungkapkan 

"Kejadian ini kedua kalinya ODCB di Kabupaten Sukoharjo dirusak.Setelah Saya tau langsung koordinasi dengan dinas terkait," ujarnya.


Kepala Bidang Budaya dan Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Siti Laila menambahkan status bangunan itu saat ini adalah sudah (terdaftar) di inventari sebagai ODCB sejak 2017.


Laila mengaku pihaknya sudah melakukan kunjungan dan pertemuan kepada pemilik rumah, Sudino (67), sebelum kejadian ini.Sudino yang dimaksud adalah warga Jakarta, tetapi menetap di Boyolali.


"Saya kemarin dari sini, bertemu yang punya lahan. Ke sini belum digempur," katanya.

Sekadar informasi, lahan dan bangunan yang berusia 277 tahun itu sudah dilakukan pergantian pemilik selama 3 kali.


Adapun Sudino (67) pelaku penjebolan tembok membeli lahan itu sejak 5 tahun lalu.


"Bangunan ini sudah di daftarkan sebegai register objek yang diduga cagar budaya karena strukturnya sudah memiliki struktur bangunan cagar budaya sejak 2017," tutur Laila.


Laila membeberkan bangunan itu dulunya adalah rumah Patih Singopuro saat masa kejayaan Keraton Kartasura.(Tim/Red) 

close
Info Pasang Iklan