BRM Kusumo Putro:"Semua Pihak Yang Terlibat Dalam Perusakan Benteng Ndalem Patih Kraton Kartasura di Singopuran Harus Diproses Hukum Tanpa Terkecuali"

Iklan Semua Halaman

BRM Kusumo Putro:"Semua Pihak Yang Terlibat Dalam Perusakan Benteng Ndalem Patih Kraton Kartasura di Singopuran Harus Diproses Hukum Tanpa Terkecuali"

Staff Redaksi
Sabtu, 09 Juli 2022




JURNALIS NUSANTARA-1.COM | SUKOHARJO--Begitu melihat Benteng Ndalem Patih Keraton Kartasura di Singopuran dihancurkan dengan alat berat, Ketua Umum Forum Budaya Mataram (FBM) Kota Surakarta, BRM Kusumo Putro, geram.


"Saya meminta agar Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah melakukan proses hukum, seperti yang mereka lakukan saat menangani kasus perusakan Benteng Baluwarti Keraton Kartasura beberapa waktu lalu." Kata Ketum Forum Budaya Mataram Kota Surakarta BRM Kusomo Putro pada Jumat Siang, (8/7/2022). 



"Saya juga meminta PPNS BPCB Jateng agar lebih tegas dan transparan dalam menangani kasus perusakan benda cagar budaya." Jelasnya. 


Sebab kalau penanganan lamban dan tidak membuat jera para pelakunya, maka seluruh benda cagar budaya di seluruh Indonesia yang mestinya dapat dilindungi akan dihabis," tegas Kusumo yang juga seorang advokat tersebut.


Kusumo membeberkan , UU No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya harus ditegakkan.Seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini seperti pemilik lahan, hingga sopir eskavator harus diperiksa.



"Semua pihak yang terlibat dalam kasus ini harus diproses hukum tanpa terkecuali," tandasnya.


Menurutnya, kejadian ini merupakan pelajaran berharga mengingat di Kartasura sudah terjadi dua kali perusakan cagar budaya hanya dalam beberapa waktu terakhir.


Jika penegakan hukum masih seperti ini, saya yakin akan terjadi perusakan-perusakan cagar budaya di seluruh Indonesia," tegasnya.


"Saya merasa prihatin dengan perusakan yang dilakukan pada tambok yang usianya telah mencapai 277 tahun tersebut." Imbuhnya. 



"Sangat miris, dalam waktu satu tahun terakhir terjadi dua kali perusakan cagar budaya di Kartasura," tandasnya.


Berdasar informasi yang dihimpun, PPNS BPCB sebelumnya telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus perusakan Benteng Baluwarti Keraton Kartasura yang berada di Kampung Krapyak Kulon RT 002/RW 010, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo dan hanya dikenakan wajib lapor sehingga memicu terjadinya perusakan Benteng Ndalem Patih Kraton Singopuran. (Tim/Red) 


Editor: Lilik Adi Goenawan









close
Info Pasang Iklan