Tidak Ada Papan Informasi, TPT Di Desa Datinawong, Diduga Pengerjaannya Asal Jadi Tidak Sesuai RAB

Iklan Semua Halaman

Tidak Ada Papan Informasi, TPT Di Desa Datinawong, Diduga Pengerjaannya Asal Jadi Tidak Sesuai RAB

Staff Redaksi
Sabtu, 21 Mei 2022


JURNALIS NUSANTARA-1.COM | LAMONGAN-- Pengerjaan proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT) yang berada di Desa Datinawong Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Diduga telah menyalahi aturan tentang komisi informasi publik (KIP) serta diduga kuat pengerjaannya asal jadi tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB).


Pengerjaan TPT yang berlokasi di jalan poros desa Datinawong menuju Desa Bulumargi tersebut terlihat oleh pantauan awak media ini, di lokasi tidak terpasang papan informasi proyek pengerjaannya, terlebih lagi material yang digunakan terlihat tidak sesuai standar kualitas yang semestinya. Hal ini patut diduga kuat untuk mengelabui masyarakat serta demi mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.


Parahnya lagi, terlihat material batu yang digunakan bercampur jenis batu kapur putih atau batu pedel untuk uruk, bahkan dalam pemasangan batu serta campuran semen dan pasir diduga tidak memperhatikan aturan petunjuk teknis yang ada. Jum'at.(20/05/2022).


Dihimpun dari keterangan warga sekitar lokasi yang tidak mau disebut namanya mengatakan, bahwa masyarakat banyak yang tidak tahu terkait proyek tersebut, baik mengenai sumber dananya dari mana, berapa anggaran yang dipakai serta berapa volume yang dikerjakan, karena tidak terpasang papan informasi proyek, sehingga sulit bagi masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi kegiatan yang sedang berjalan itu. Ungkap warga tersebut.


Disisi lain awak media ini juga mengkonfirmasi salah satu anggota badan permusyawaratan Desa (BPD) Desa setempat yang salah satu kewenangannya adalah fungsi pengawasan terhadap seluruh kegiatan anggaran di desanya menuturkan bahwa saat ini ada 3 (tiga) titik proyek dalam proses pengerjaan yang mana salah satunya adalah TPT arah Bulumargi. 


Lebih lanjut dia katakan: “Selama ini proses yang berjalan untuk proyek yang bersumber dari alokasi dana Desa (ADD) atau dari dana Desa (DD) semuanya BPD itu terlibat dalam proses perencanaan, lalu sampai pelaksanaan biasanya BPD di fungsikan sebagai tim pengawas (Timwas), itu kalau dana yang bersumber dari DD dan ADD, Nah kebetulan yang tiga titik proyek ini kok belum ada atau memang tidak ada konfirmasi tentang hal tersebut”.


Masih kata anggota BPD melanjutkan: “didalam pembahasan APBDes kayaknya tiga titik proyek ini tidak masuk pembahasan APBDes mungkin dari dana yang lain saya juga belum tau, apalagi papan nama informasi proyek juga belum di pasang oleh pak Kades, saya melihat juga sempat bertanya dalam hati saya, ini dana dari mana kayaknya didalam APBDes tidak terencana". Kata anggota BPD tersebut mengahiri.


Untuk mengetahui kebenaran permasalahan proyek TPT yang berada di Desa Datinawong tersebut, awak media ini telah berusaha mengkonfirmasi Mundakir selaku Kapala Desa Datinawong sebagai penanggungjawab seluruh kegiatan anggaran di desanya melalui telepon WhatsApp pribadinya menjawab singkat: “silahkan datang saja ke balai Desa hari Senin atau Selasa”. sepertinya enggan menjawab konfirmasi wartawan melalui telepon. 

(Kusnadi/Red) 


close
Info Pasang Iklan