Terkait Laporan Kasus Pengeroyokn Pekerja Di Lokasi Proyek Vital Nasional , Polres Tangerang Selatan Seakan Tak Berdaya Menanganinya

Iklan Semua Halaman

Terkait Laporan Kasus Pengeroyokn Pekerja Di Lokasi Proyek Vital Nasional , Polres Tangerang Selatan Seakan Tak Berdaya Menanganinya

Staff Redaksi
Jumat, 27 Mei 2022




JURNALIS NUSANTARA-1.COM | TANGERANG SELATAN- Adanya laporan seorang pekerja proyek di wilayah Cilenggang Serpong Tangerang Selatan pada 21 April  silam perihal peristiwa pengeroyokan yang terjadi di  dilokasi proyek  vital nasional yang dilakukan oleh 2 orang pelaku( D dan K) hingga mengakibatkan 1 orang berinisial U warga jl.Darusalam 1 rt.002/003 Batu Cepet Kota Tangetang yang menjadi korban berdasarkan bukti Surat Laporan Polisi No. TBL/B/737/IV/2022/SPKT/POKTES TANGERANG SELATAN/POLDA  METRO JAYA  yang dilaporkan oleh korban pada tanggal 21 April 2022  lalu.


Pengeroyokan tethadap korban tersebut terjadi pada 20 April 2022 di kp.Cilenggang Kec.Serpong Tangerang Selatan sekira pukul 23.00 wib ,atas kejadian yang menimpa dirinya  tersebut korban(U) melapor ke petugas piket SPKT Polres Tangerang Selatan pada 21 April 2022 pukul 03.00wib  .


Karena laporan yang sudah berjalan selama satu bulan tersebut  dan hingga saat ini pelaku belum juga ditangkap  dan masih bebebas berkeliaran di lokasi proyek korban mempertanyakan proses tindak lanjut  dari laporannya tersebut .


Dari keterangan yang diperoleh dari korban serta  saksi ( AH dan AK ) yang juga adalah pekerja di proyek tersebut , para pelaku ditengarai adalah anggota salah satu ormas tertentu yang memang dalam setiap kegiatan pembanguan proyek selalu mendapat peran untuk membantu dalam prngamanan proyek dan dan sebagainya.


Berdasarkan bukti laporan korban sudah sangat jelas data dan keberadaannya sehingga seharusnya polisi dapat dengan mudah menangani serta  menagkap  para pelaku untuk diproses secara hukum.

Namun hingga saat ini belum ada tindakan terhadap para pelaku tersebut dan pelaku masih bebas berkeliaran mengganggu para pekerja proyek.Ada apa..?.Apakah karena para pelaku merupakan anggota ormas sehingga polisi terkesan enggan menagani memprosesnya?.


Diperoleh keterangan bahwa terjadinya  peristiwa pengeroyokan terjadi ketika pelaku  meminta jatah kepada korban yang adalah seorang mandor di proyek  tersebut dan sempat  terjadi  cekcok dan ada ancaman serta berakhir dengan pengeroyokan terhadap korban.Selain mengeroyok korban pelaku juga merusak mobil milik korban.


Awak media yang  yang mendapat informasi dari korban dan saksi mencoba menghubungi pihak Polres Tangerang Selatan melalui humas Polres untuk  mengkonfrmasii dan mempertanyakan kelanjutan proses laporan tersebut namun belum mendapatkan respon dam jawaban hingga berita  ini ditayangkan.(26/5/2822).(Tim/Red) 



close
Info Pasang Iklan