Pemda Lebak Dikunjungi 158 Warga Suku Baduy,Tradisi Seba Tiap Tahun Usai Laksanakan Kawalu

Iklan Semua Halaman

Pemda Lebak Dikunjungi 158 Warga Suku Baduy,Tradisi Seba Tiap Tahun Usai Laksanakan Kawalu

Staff Redaksi
Sabtu, 07 Mei 2022




JURNALIS NUSANTARA-1.COM | LEBAK, BANTEN– Warga Pedalaman Kabupaten Lebak berasal dari Desa Kanekes atau biasa disebut Suku Baduy kembali menggelar tradisi Seba Baduy kepada pemerintah Kabupaten Lebak. Jumat (6/5/2022).


Tradisi Seba kepada Pemerintah bagi masyarakat Baduy adalah tradisi setiap tahun yang dilaksanakan setelah menggelar ritual Kawalu atau bulan puasa dalam tradisi Adat Baduy. 


Seba Baduy tahun ini diikuti oleh tidak kurang dari 158 warga dari Baduy Luar maupun Baduy Dalam. Untuk melaksanakan tradisi ini, warga Baduy dalam harus berjalan kaki dari permukiman mereka di Gunung Kendeng ke Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak di Rangkasbitung yang berjarak kurang lebih sekitar 50 Kilometer.


Salah satu warga Baduy dalam yang mengikuti tradisi tersebut ketika ditemui awak media mengatakan, rombongan dari Baduy Dalam mulai berjalan dari Kampung Cibeo, Kanekes sekitar pukul 05.00 WIB. Mereka dilepas oleh Puun, pimpinan adat tertinggi suku Baduy saat hendak berangkat. Mereka juga dititipkan pesan seperti wasiat untuk disampaikan ke Bupati.


“Ada 23 warga Baduy dalam yang ikut, kami berjalan kaki sejak hari masih gelap untuk ke pendopo,” kata Sudi dalam bahasa Sunda.


Sekitar pukul 13.00 WIB mereka tiba di Kecamatan Leuwi Damar. Mereka beristirahat sejenak untuk nantinya melanjutkan perjalanan menuju Alun-alun Rangkasbitung. 


Tiba di Rangkasbitung sekira pukul 16.30 WIB dan disambut oleh wakil Bupati Lebak H. Ade Sumadi, SE didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Imam Rismahayadin di Alun – alun Timur Kabupaten Lebak dan dilanjutkan dengan ramah tamah.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak Imam Rismahayadin mengatakan rombongan warga Baduy yang datang lebih banyak dibanding tahun lalu, yakni sekitar 158 orang.


“Tahun ini lebih meriah, Seba di Baduy digelar tiga hari dengan berbagai agenda mulai dari pameran ekonomi kreatif, talkshow budaya hingga pagelaran Wayang Golek untuk menghibur warga Baduy,” pungkas Imam.(GUN/RED) 

close
Info Pasang Iklan