Pembinaan Rohani Bagi WBP Lapas Waikabubak, Pendeta Adi : Taatlah pada Kehendak Tuhan

Iklan Semua Halaman

Pembinaan Rohani Bagi WBP Lapas Waikabubak, Pendeta Adi : Taatlah pada Kehendak Tuhan

Staff Redaksi
Rabu, 11 Mei 2022


JURNALIS NUSANTARA-1.COM | WAIKABUBAK,NTT-Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock Cabang Waikabubak kembali melaksanakan pembinaan rohani bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Waikabubak pada Rabu (11/05/2022). 


Bertempat di Gereja Lapas Waikabubak, Pendeta Adi Dimu selaku pemimpin ibadah membacakan Kitab Yeremia sebagai bahan perenungan. 


“Seperti Yeremia yang taat ketika disuruh Tuhan untuk pergi kepada seorang tukang periuk, begitu pula Tuhan mengharapkan kita agar tetap taat pada kehendakNYA. Seperti tukang periuk yang membentuk tanah liat menjadi bejana yang indah, maka Tuhan pun akan membentuk kita sebaik-baik pandanganNYA. Oleh sebab itu, apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, taatlah kepada kehendakNYA maka DIA akan menjadikan kita sebaik-baik pandanganNYA,” ungkap Adi. 


Selain mendengar dan merenungkan khotbah, WBP yang mengikuti pembinaan rohani juga diberi kesempatan untuk berbagi cerita dan pengalaman tentang kebaikan dan kemurahan Tuhan dalam hidupnya. 


MH, seorang WBP yang berkesempatan untuk berbagi pengalamannya menceritakan tentang kemurahan Tuhan melalui persoalan hukum yang sedang dialaminya saat ini. 



“Persoalan yang saya hadapi saat ini merupakan teguran dari Tuhan, karena jujur saja selama di luar (di Kampung-red), saya jarang bahkan tidak pernah masuk gereja untuk mengikuti kebaktian. Selama saya di Lapas ini, menjalani hukuman, kami semua diminta untuk mengikuti pembinaan rohani dan itu kemudian menjadi kebiasaan. Saya jadi senang dan rajin mengikuti ibadah. Saya percaya, dengan berada di tempat ini, Tuhan sedang menyelematkan saya dari masalah lain yang mungkin lebih besar,” cerita MH. 


Lapas Waikabubak menggelar pembinaan kerohanian setiap empat (4) kali sepekan atas kesepakatan bersama Kementerian Agama Sumba Barat. 


Kalapas Waikabubak, Yohanis Varianto berharap dengan adanya pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin, WBP dapat merenungkan kesalahannya dan tidak lagi melakukan pelanggaran hukum. 



“Kita mengusahakan yang terbaik untuk memberikan pembinaan kepada WBP. Pembinaan kerohanian yang kini terlaksana secara rutin serta pembinaan kemandirian yang sudah cukup bagus, kita berharap agar potensi yang mereka miliki dapat kita asah dan kelak berguna bagi peningkatan ekonomi keluarga mereka. Lebih khusus lagi, semoga mereka sadar terhadap kesalahan di masa lalu dan bertekad agar tidak melakukan pelanggaran hukum lagi,” ujar Varit, sapaan akrab Yohanis Varianto. 


Penulis:Lilik Adi Goenawan


close
Info Pasang Iklan