Wewalering Diri

Iklan Semua Halaman

Wewalering Diri

Staff Redaksi
Sabtu, 30 April 2022
Penegak Adat Kartasura
 Dr ( Cand) Djoeyamto,S.H.,M.H.

JURNALIS NUSANTARA-1. COM | SOLO RAYA

Aja uweh, lamun tanpa guna. Lati juweh mertandani tan ana isi. 


*Jangan banyak bicara, jika tdak ada manfaatnya. Karena lidah yang banyak bicara, biasanya tidak ada isinya. 


Kaya gluduk tanpa udan, Gede suwarane tan ana buktine. 


*Seperti petir tanpa hujan, Besar suaranya tapi tidak ada buktinya.


Aja  dumeh keminter, Sejatine wong pinter nora kedunungan kadimehan.


*Jangan pula mentang-mentang merasa pintar, karena biasanya orang pintar itu tidak memiliki tabiat mentang-mentang. 


Wong becik iku atine wening, Lamun disawang nyenengke, lamun medar pitutur nentremake.


*Orang baik itu hatinya tenang, wajahnya pun menyenangkan, jika bicara sangatlah menentramkan. 


Jalma  pinunjul ora seneng sraweyan, Nora ladak naliko nemu panener, tansah grumegah ing lakuning urip,lembah manah lan welas asih ing liyan. 


*Manusia yang tinggi derajatnya tidak suka mengumbar aib sesama, tidak pula angkuh menerima kebenaran, karena dia sangat bersemangat memperbaiki kehidupannya, bahkan dia sangat rendah hati juga berkasih sayang pada sesama. 


Manungsa gumede mokal mawas diri,karana ati gampang lara banjur ngala- ngala, kebak rasa wenang sahinggo mertakke kaluwihan,mulo ora ana rega malah disengiti wong liya. 


*Manusia sombong tidak akan pernah mau instropeksi diri, hatinya mudah tersinggung dan suka menjelekkan orang lain, dia merasa paling benar bahkan selalu menunjukkan kelebihannya, maka jangan heran jika akhirnya dia tidak ada harganya, malah juga dibenci oleh orang-orang disekelilingnya.

Penulis: Sri Narendra Kalaseba 

Editor: Lilik Adi Goenawan



close
Info Pasang Iklan