Ujang Kosasih, SH: Jika Ketua Hakim Dianggap Berlebihan Silahkan Beri Masukan Untuk Kebaikan PN Sukadana

Iklan Semua Halaman

Ujang Kosasih, SH: Jika Ketua Hakim Dianggap Berlebihan Silahkan Beri Masukan Untuk Kebaikan PN Sukadana

Staff Redaksi
Sabtu, 30 April 2022


JURNALIS NUSANTARA-1.COM | LAMPUNG TIMUR-Dalam sidang kedua Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke dkk yang digelar pada Selasa, 26 April 2022 sekitar pukul.13.00 WIB dengan agenda yang sudah di jadwalkan untuk  mendengarkan para saksi tetapi gagal. 


Kerena JPU dari Kejaksaan Negeri  Lampung Timur tidak bisa menghadirkan para saksi fakta,sebelum sidang dimulai hakim mempersilahkan para awak media untuk mengambil gambar atau dokumentasi,apa yang di lihat atau didengar sesuai dengan tupoksi kejurnalistikan.


 

Kemudian hakim menghimbau bagi pengunjung yang mengenakan topi diruang sidang mohon untuk dibuka,kemudian pengunjung pun mengikuti perintah hakim yang mengenakan topi langsung dibuka,namun hakim terus memperhatikan pengunjung .


Terlihat salah satu pengunjung diruang sidang asal Lampung Timur sedang duduk kedua tangannya bersedakep seperti orang mau sholat ,tiba-tiba Ketua Majlis Hakim Dian Astuti.SH.MH,menegur turunkan tangan anda!! anda seperti menantang saya tegas Ketua Hakim,seraya seisi ruang sidang terpelanjat kaget mendengar perkataan majlis hakim.


Dari perkataan yang di lontarkan Ketua Majelis Hakim sepatutnya tidak pantas berbicara seperti itu dan seperti arogan apa lagi ucapan itu seakan akan memancing suasana agar emosional  dan kesal seperti di segaja dan kata menantang itu di tujukan ke salah satu awak media, ada apa dengan majelis hakim dengan sikap arogannya. 


“Setelah selesai sidang Tim Penasehat  Hukum dimintai pendapat oleh awak media terkait perkataan majelis hakim,


Ujang kisasih.SH menyampaikan bahwa tatatertib diruang sidang ada dan diatur berdasarkan surat edaran,No 2 Thn 2020 Tentang Tata tertib diruang sidang ada 8 point yang harus dipatuhi pengunjung pada saat diruang sidang ,pungkas Penasehat Hukum  Wilson Lalengke Ujang Kosasih.SH asal Rangkasbitung Banten .


 

"Menurut hemat saya orang bersidakep itu tidak melanggar tatatertib diruang sidang kerena dia hanya duduk sambil besidakep kecuali pada saat duduk kakinya dinaikan keatas atau dia berbicara keras sehingga mengganggu jalannya sidang itu baru biasanya Hakim langsung menegur dengan sopan." Tegas Ujang Kosasih.SH.


"Tapi apapun itu Hakim punya kekuasaan dalam ruang sidang silahkan publik menilainya jika sikap Majelis Hakim berlebihan silahkan berikan masukan untuk kebaikan Pengadilan Sukadana."tegasnya.(Tim/Red) 

close
Info Pasang Iklan